bintang nan indah di atas sana,
tapi tak mampu getarkan bumi dengan pesonanya...
awan perlahan bergerak,
menghampiri sang bintang,
bintang tertunduk,
segera tersadar,
bahwa kedudukannya segera terganti,
tertutupi oleh awan,
sementara bumi tetap hening,
hanya desah angin yang membawa galaunya,
awan, perlahan tetapi pasti,
sempurna menyelimuti,
sementara bintang tak berbekas...
maka biarkanlah langit menangis,
menumpahkan isinya,
jika itu mampu menyembuhkan luka sang bumi...
maka bintang pun rela...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar