Seperti hujan ini,
rindu ini tidak menunjukkan akan berhenti,
bagaimana mungkin?
mencintai berarti melepaskan...
bahkan bertemu sua denganmu pun tidak...
seperti apakah ketika kita berjumpa nanti?
kalau kau tahu,
aq sedih disini, sendiri,
seakan mendengarmu mengucap janji,
janji yg kokoh, sang mitsaqan ghalidza,
yg menggetarkan seisi bumi,
seakan melihat paras hatimu,
yang tengah bahagia,
karena setengah agamamu...
manakah lagi yg pantas q lewatkan?
kau tahu, aku disini bahagia untukmu,
pun ragaku tak membersamaimu,
doaku menyertaimu,
menjadi saudaramu adl hal yg terbaik bagiku...
ah, kau pasti tahu,
karena cinta haruslah diungkapkan...
selamat merayakan cinta...
teruntuk saudariku yg tercinta...
Nurlinna Astri Widhihastuti
tak pantaslah aku berurai air mata...
Jumat, 03 Desember 2010
Jumat, 19 November 2010
Segumpal Daging Bernama Hati
pura pura tidak tahu,
berjalan layaknya biasa,
berhenti, kemudian bercengkerama,
berhenti untuk memberi/ mengiba...
wajah-wajah itu,
ya, wajah-wajah itu,
adapun aq selalu melihatnya,
bertemu, mgkn hampir setiap hari,
adakah semua berlalu, begitu saja?
adakah yg terjadi,itu itu saja?
adakah perubahan/perbedaan yg kmu buat?
ibu dan anaknya masih tetap di pinggir jalan,
peminta-minta masih "setia" di lampu merah,
orang2 pengecat pagar gedung pemerintah,
orang cacat kaki yg mencari angkot,
dan kamu hanya melihat,
tidak berbuat,
tidak me-rasa,
adakah kamu bersyukur?
q harap iya,
satu2nya yg masih q harapkan darimu,
andalanku...
hai, hati...
berjalan layaknya biasa,
berhenti, kemudian bercengkerama,
berhenti untuk memberi/ mengiba...
wajah-wajah itu,
ya, wajah-wajah itu,
adapun aq selalu melihatnya,
bertemu, mgkn hampir setiap hari,
adakah semua berlalu, begitu saja?
adakah yg terjadi,itu itu saja?
adakah perubahan/perbedaan yg kmu buat?
ibu dan anaknya masih tetap di pinggir jalan,
peminta-minta masih "setia" di lampu merah,
orang2 pengecat pagar gedung pemerintah,
orang cacat kaki yg mencari angkot,
dan kamu hanya melihat,
tidak berbuat,
tidak me-rasa,
adakah kamu bersyukur?
q harap iya,
satu2nya yg masih q harapkan darimu,
andalanku...
hai, hati...
Sabtu, 13 November 2010
Putih, Bersih, Suci...
kutuliskan semua kesahku di atas pasir...
berharap angin dan ombak bersatu,
menghapus dan membawanya pergi...
jauh dariku...
berharap angin dan ombak bersatu,
menghapus dan membawanya pergi...
jauh dariku...
Jumat, 12 November 2010
Waktu
Times heal every wounds
begitu katanya...
bagiku...waktu dapat mengubah segala hal...
jika saja aku masih di masa "itu"
pasti sekarang ini, aku sdh "disidang"
tak akan masuk dlm "barisan" lagi
pun tak akan ada amanah lagi...
dalam beberapa hari ini,
sdh banyak begitu teguran dilayangkan padaku...
tertulis, maupun tindakan...
langsung maupun tidak langsung...
kini kurasakan sudah,
bukan dakwah yg memerlukan kita...
tapi kita yg memerlukan dakwah...
walau aku gugur di jalan itu,
akan ada jiwa-jiwa lain yg tumbuh, menggantikannya,
sedangkan aku sendirian terpuruk...
kadang, meski kita tahu, kita hafal di luar kepala...
tapi kita tetap memerlukan penguatan dr yg lain...
tapi aku butuh dr sekedar itu...
kata tanpa kata...
sadarkanku aku tak sendiri...
dan aku akan kembali...ya, kembali...
semua hanya masalah waktu...
begitu katanya...
bagiku...waktu dapat mengubah segala hal...
jika saja aku masih di masa "itu"
pasti sekarang ini, aku sdh "disidang"
tak akan masuk dlm "barisan" lagi
pun tak akan ada amanah lagi...
dalam beberapa hari ini,
sdh banyak begitu teguran dilayangkan padaku...
tertulis, maupun tindakan...
langsung maupun tidak langsung...
kini kurasakan sudah,
bukan dakwah yg memerlukan kita...
tapi kita yg memerlukan dakwah...
walau aku gugur di jalan itu,
akan ada jiwa-jiwa lain yg tumbuh, menggantikannya,
sedangkan aku sendirian terpuruk...
kadang, meski kita tahu, kita hafal di luar kepala...
tapi kita tetap memerlukan penguatan dr yg lain...
tapi aku butuh dr sekedar itu...
kata tanpa kata...
sadarkanku aku tak sendiri...
dan aku akan kembali...ya, kembali...
semua hanya masalah waktu...
Minggu, 07 November 2010
Segenggam Ukhuwah
sabtu, 6 november 2010
23.10
memori penuh, tidak dapat menerima sms baru...
mendesah...
sejenak kemudian segera membuka kotak masuk dan memilah-milah sms yg akan dihapus...
satu, dua, tiga, empat, dan sms lainnya,
jariku sempat terhenti karenanya,
pikiranq melayang, mencari-cari ingatan...
aku hanya terdiam...
ini adalah sms-sms "cinta" dari saudara saudariku disana,
yang karena berbagai alasan aku tidak pernah membalasnya...
membalas?aaahhh, tidak,
itu hanya bentuk halus, jika tidak mau dibilang,
sms-sms tersebut "terlupakan"
hingga ia hanya tertinggal, tanpa dibaca,
kalaupun dibaca, maka itu sambil lalu saja...
dengan bermacam pembenaran...
nanti saja, tidak ada waktu...
kemudian ianya terlupa...
terlalu panjang, nanti saja diteruskan...
tapi waktu demi waktu berlalu begitu saja...
ah, sdh sering baca, sdh pernah dengar...
maka ini adl bentuk kesombongan yang nyata...tak seharusnya ada...
astaghfirullahaladzim....
tiada yg lebih membahagiakan,
selain ingatan seorang saudara kepada kita...
bahwa doa dr saudara yg jauh dan tanpa kita ketahui,
adalah makbul adanya...
lalu disini...apa yg aku lakukan?
ketika Alloh mengirimku saudara/i yang begitu mulia?
tulus adanya?
meski sering sms itu terabaikan,
namun masih ianya mengalir, setia...
wujud pengganti sebuah kehadiran,
penuh arti, penuh makna,
ianya bukan sekadar tulisan...
duhai...
kemana kepekaan hati ini?
Ya Alloh, semoga belum terlambat...
aku kembali, aku ingin kembali...
23.10
memori penuh, tidak dapat menerima sms baru...
mendesah...
sejenak kemudian segera membuka kotak masuk dan memilah-milah sms yg akan dihapus...
satu, dua, tiga, empat, dan sms lainnya,
jariku sempat terhenti karenanya,
pikiranq melayang, mencari-cari ingatan...
aku hanya terdiam...
ini adalah sms-sms "cinta" dari saudara saudariku disana,
yang karena berbagai alasan aku tidak pernah membalasnya...
membalas?aaahhh, tidak,
itu hanya bentuk halus, jika tidak mau dibilang,
sms-sms tersebut "terlupakan"
hingga ia hanya tertinggal, tanpa dibaca,
kalaupun dibaca, maka itu sambil lalu saja...
dengan bermacam pembenaran...
nanti saja, tidak ada waktu...
kemudian ianya terlupa...
terlalu panjang, nanti saja diteruskan...
tapi waktu demi waktu berlalu begitu saja...
ah, sdh sering baca, sdh pernah dengar...
maka ini adl bentuk kesombongan yang nyata...tak seharusnya ada...
astaghfirullahaladzim....
tiada yg lebih membahagiakan,
selain ingatan seorang saudara kepada kita...
bahwa doa dr saudara yg jauh dan tanpa kita ketahui,
adalah makbul adanya...
lalu disini...apa yg aku lakukan?
ketika Alloh mengirimku saudara/i yang begitu mulia?
tulus adanya?
meski sering sms itu terabaikan,
namun masih ianya mengalir, setia...
wujud pengganti sebuah kehadiran,
penuh arti, penuh makna,
ianya bukan sekadar tulisan...
duhai...
kemana kepekaan hati ini?
Ya Alloh, semoga belum terlambat...
aku kembali, aku ingin kembali...
Sang Biru
jika ditanya mengapa aku mencintaimu,
itu karena penciptamu,
tak berbatas...
begitu jawabku...
kau tidak pernah menawarkan keangkuhan karena keluasanmu,
kau selalu menyajikan kedamaian,
bagi hati-hati yang lesu...
memberikan harapan,
bagi jiwa-jiwa yang jemu...
setidaknya, begitulah kau dihatiku, wahai sang biru...
itu karena penciptamu,
tak berbatas...
begitu jawabku...
kau tidak pernah menawarkan keangkuhan karena keluasanmu,
kau selalu menyajikan kedamaian,
bagi hati-hati yang lesu...
memberikan harapan,
bagi jiwa-jiwa yang jemu...
setidaknya, begitulah kau dihatiku, wahai sang biru...
Selasa, 02 November 2010
Setulus makna, sebentuk cinta
Pada malam yg sunyi,
kutundukkan diri dalam renungan,
sekilas senyuman datang,
membekas,
tertunduk aku dibuatnya,
tak ada kata terucap,
pun sentuhan,
jika memang begini adanya,
ini jalannya,
maka biarlah,
ini menjadi satu-satunya pilihan,
mencintai dalam diam...
kutundukkan diri dalam renungan,
sekilas senyuman datang,
membekas,
tertunduk aku dibuatnya,
tak ada kata terucap,
pun sentuhan,
jika memang begini adanya,
ini jalannya,
maka biarlah,
ini menjadi satu-satunya pilihan,
mencintai dalam diam...
Jumat, 22 Oktober 2010
Langit
aku duduk manis menatapmu,
berdua, hanya berdua,
aku siap mendengarmu bercerita,
tentang hati yg ku titipkan,
asa yg ku gantungkan,
mimpi yg ku tanam dibawah naungan,
cinta yg ku sandarkan,
tidak semua jawaban seperti yg ku harapkan,
aku mengerti,
berat memang,
kau adalah saksi segala di atas muka bumi,
mendungmu bertutur,
cerahmu berkisah,
aku selalu menjadi pendengar setiamu,
pengamat yg tak pernah bosan,
tak perlu kau minta aku datang,
karena aku sendiri yg akan mengetuk pintumu,
berdua, hanya berdua,
aku siap mendengarmu bercerita,
tentang hati yg ku titipkan,
asa yg ku gantungkan,
mimpi yg ku tanam dibawah naungan,
cinta yg ku sandarkan,
tidak semua jawaban seperti yg ku harapkan,
aku mengerti,
berat memang,
kau adalah saksi segala di atas muka bumi,
mendungmu bertutur,
cerahmu berkisah,
aku selalu menjadi pendengar setiamu,
pengamat yg tak pernah bosan,
tak perlu kau minta aku datang,
karena aku sendiri yg akan mengetuk pintumu,
Minggu, 10 Oktober 2010
New Room
Resmi, sah...
akhirnya saya pindah...
sunshine through my window...
saya senang, akhirnya ada cahaya matahari masuk ke kamar...
hemat listrik,
lebih sehat, dan menentramkan,
insyaAlloh dengan kamar baru ini,
lebih tenang,
lebih aman,
lebih menyenangkan...
semoga berkah...
assalamu'alaykum, kamar baru....
ahlan wa sahlan...
akhirnya saya pindah...
sunshine through my window...
saya senang, akhirnya ada cahaya matahari masuk ke kamar...
hemat listrik,
lebih sehat, dan menentramkan,
insyaAlloh dengan kamar baru ini,
lebih tenang,
lebih aman,
lebih menyenangkan...
semoga berkah...
assalamu'alaykum, kamar baru....
ahlan wa sahlan...
Sabtu, 09 Oktober 2010
Tentang Lagu
Dimana engkau berada...
disana cintaku...
#Untukku
hingga tiba saatnya,
ianya misteri Illahi...
disana cintaku...
#Untukku
hingga tiba saatnya,
ianya misteri Illahi...
Yang Kedua
sabtu, 9 oktober 2010,
TK IT Auladuna,
kesempatan kedua
alhamdulillah, bertemu 2 saudari baru...
berangkat sendiri,
salah angkot,
salah ambil jalan,
sesampai dsana, ternyata kelas yg dipakai berpindah,
ternyata belum dimulai,
saya belum telat...
sembari mengatur nafas...
menjelang pukul tiga,
sepertinya tdk ada anggota lain yg akan datang,
diputuskan, tema hari ini adl silaturahim ke tmp slh 1 anggota yg kmrn kecelakaan,
kami berlima segera meluncur...
sempat mampir di pasar panorama dan danau dendam tak sudah,
perjalanan berlanjut,
saya seakan dejavu dg. jalanan yg dlewati...
berasa mau PS, seperti mw keluar kota Bengkulu,
"rumahnya jauh ya?"tanya saya akhirnya,
"iya"
benar saja, ternyata memang kami keluar kota Bengkulu,
dan mulai memasuki kawasan Bengkulu Tengah,
Subhanalloh sekali,
setiap hari, pagi dan sore, mbak yg habis kecelakaan ini,
harus bolak balik Bengkulu Tengah-Bengkulu untuk mengajar anak2,
syafakillah,
semoga cepat diberi kesembuhan ya mbak,,, :)
TK IT Auladuna,
kesempatan kedua
alhamdulillah, bertemu 2 saudari baru...
berangkat sendiri,
salah angkot,
salah ambil jalan,
sesampai dsana, ternyata kelas yg dipakai berpindah,
ternyata belum dimulai,
saya belum telat...
sembari mengatur nafas...
menjelang pukul tiga,
sepertinya tdk ada anggota lain yg akan datang,
diputuskan, tema hari ini adl silaturahim ke tmp slh 1 anggota yg kmrn kecelakaan,
kami berlima segera meluncur...
sempat mampir di pasar panorama dan danau dendam tak sudah,
perjalanan berlanjut,
saya seakan dejavu dg. jalanan yg dlewati...
berasa mau PS, seperti mw keluar kota Bengkulu,
"rumahnya jauh ya?"tanya saya akhirnya,
"iya"
benar saja, ternyata memang kami keluar kota Bengkulu,
dan mulai memasuki kawasan Bengkulu Tengah,
Subhanalloh sekali,
setiap hari, pagi dan sore, mbak yg habis kecelakaan ini,
harus bolak balik Bengkulu Tengah-Bengkulu untuk mengajar anak2,
syafakillah,
semoga cepat diberi kesembuhan ya mbak,,, :)
Selasa, 05 Oktober 2010
Senin, 04 Oktober 2010
Cahaya Diatas Cahaya
Ya Allloh, janganlah Engkau menghukum aku,
sebagaimana Engkau menghukum kaum2 terdahulu,
Ya Alloh, janganlah Engkau memberikan cobaan kepadaku,
yang aku tidak mampu memikulnya,
tiada lagi rasa itu,
hilang kemana?
firasat,
cahaya,
menjelang penghujung waktu,
setelah keputusan yg telah ku ambil,
ia datang,
seterang waktu dhuha,
ianya nyata,
bukan waktu yg cepat,
aku sdh kehilangan banyak kesempatan,
apa aku terlalu terburu-buru,
terlalu cepat menyimpulkan?
apa keputusanku salah?
Ya Alloh,Yang Maha Pembolak balik Hati,
kini semuanya penuh keraguan,
petunjukMu adl jalan terakhir,
karena yg haq dan benar adalah milikMu,
maka berilah aku pengetahuanMu,
karena salah 1 sumber kebaikan adl jika ia yakin itu dariMu dan karenaMu,
sebagaimana Engkau menghukum kaum2 terdahulu,
Ya Alloh, janganlah Engkau memberikan cobaan kepadaku,
yang aku tidak mampu memikulnya,
tiada lagi rasa itu,
hilang kemana?
firasat,
cahaya,
menjelang penghujung waktu,
setelah keputusan yg telah ku ambil,
ia datang,
seterang waktu dhuha,
ianya nyata,
bukan waktu yg cepat,
aku sdh kehilangan banyak kesempatan,
apa aku terlalu terburu-buru,
terlalu cepat menyimpulkan?
apa keputusanku salah?
Ya Alloh,Yang Maha Pembolak balik Hati,
kini semuanya penuh keraguan,
petunjukMu adl jalan terakhir,
karena yg haq dan benar adalah milikMu,
maka berilah aku pengetahuanMu,
karena salah 1 sumber kebaikan adl jika ia yakin itu dariMu dan karenaMu,
Sabtu, 02 Oktober 2010
My First
Hari pertama, sejak 5 bulan yg lalu...
TK Auladuna, Jl. Semeru , 14.45
suasananya mengingatkanq pada MBM...
Deg degan...
Terlupa sesuatu yg krusial, AlQur'an...
hati kecil bertanya, inikah efek sdh terlalu lama tak diasah? lupa?
Beranggotakan 7 mad'u,
acara dimulai,
tidak seperti kebiasaan kami dulu,
yg satu ini tanpa basa basi,
lgs diisi oleh sang murobbi,
1 jam berlalu,
senang, sekaligus sedih...
rindu saudari-saudariq...
TK Auladuna, Jl. Semeru , 14.45
suasananya mengingatkanq pada MBM...
Deg degan...
Terlupa sesuatu yg krusial, AlQur'an...
hati kecil bertanya, inikah efek sdh terlalu lama tak diasah? lupa?
Beranggotakan 7 mad'u,
acara dimulai,
tidak seperti kebiasaan kami dulu,
yg satu ini tanpa basa basi,
lgs diisi oleh sang murobbi,
1 jam berlalu,
senang, sekaligus sedih...
rindu saudari-saudariq...
Rabu, 29 September 2010
Kejutan itu bernama Rezeki
Sesuatu yg Alloh takdirkan untukmu,
pasti akan datang meskipun melewati seribu rintangan...
kalau sdh rezeki gak akan kemana,
gitu katanya, yg sering kita dengar,
Alloh akan memberi rezeki dr arah yg tidak kita sangka-sangka...
beginilah,
sebuah buku diberikan pada saya,
karena terpilih sebagai peserta diklat yg dinilai cukup baik,
merasa tidak pantas memang,
tapi yg namanya rezeki,
kenapa pula tidak disyukuri?
walau seribu tanya menyerang,
tapi inilah keputusannya,
qana'ah sajalah... :)
alhamdulillah...
pasti akan datang meskipun melewati seribu rintangan...
kalau sdh rezeki gak akan kemana,
gitu katanya, yg sering kita dengar,
Alloh akan memberi rezeki dr arah yg tidak kita sangka-sangka...
beginilah,
sebuah buku diberikan pada saya,
karena terpilih sebagai peserta diklat yg dinilai cukup baik,
merasa tidak pantas memang,
tapi yg namanya rezeki,
kenapa pula tidak disyukuri?
walau seribu tanya menyerang,
tapi inilah keputusannya,
qana'ah sajalah... :)
alhamdulillah...
Selasa, 28 September 2010
Mencari Makna
sepi,
kembali,
sendiri,
lagi,
begitu banyak makna,
banyak tangis,
tertumpah, tertuang disini,
hingga datang kenikmatan akan sebuah kebersamaan,
semua ada masanya,
tak ada yg sia,
kesabaranmu teruji,
Alloh tdk menguji hambanya sesuai kemampuannya,
sampai dmana kamu menyerah,
maka sampai disitulah kemampuanmu...
maukah kita?
mencapai tingkat yg tertinggi?
penilaian yg lebih dr Sang Maha Kuasa?
maka berjuanglah...
sampai lelah itu sendiri lelah menyertaimu,
sampai bosan itu bosan mengikutimu,
kembali,
sendiri,
lagi,
begitu banyak makna,
banyak tangis,
tertumpah, tertuang disini,
hingga datang kenikmatan akan sebuah kebersamaan,
semua ada masanya,
tak ada yg sia,
kesabaranmu teruji,
Alloh tdk menguji hambanya sesuai kemampuannya,
sampai dmana kamu menyerah,
maka sampai disitulah kemampuanmu...
maukah kita?
mencapai tingkat yg tertinggi?
penilaian yg lebih dr Sang Maha Kuasa?
maka berjuanglah...
sampai lelah itu sendiri lelah menyertaimu,
sampai bosan itu bosan mengikutimu,
Malu
muka merah tergambar jelas di mukaku,
bagaimana aq tau?
karena jelas semua org berkata begitu...
malu, sungguh malu,
boleh saja di dunia ini,
karena malu adalah akhlak Islam..
“Sesungguhnya setiap agama memiliki akhlak, dan akhlak Islam adalah malu.” [Shahîh: HR.Ibnu Mâjah (no. 4181) dan ath-Thabrâni dalam al-Mu’jâmush Shaghîr (I/13-14) dari Shahabat Anas bin Malik t . Lihat Silsilah al-Ahâdîts ash-Shahîhah (no. 940)]
"Malu itu sebagian dari iman, dan iman itu di dalam surga"(Hr.Tirmidzi)
"Rasa malu dan iman itu sebenarnya berpadu menjadi satu, maka bilamana lenyap salah satunya hilang pulalah yang lainnya" (Hr.Hakim)
Ali bin Abi Thalib, “Orang yang menjadikan sifat malu sebagai pakaiannya, niscaya orang-orang tidak akan melihat aib dan cela pada dirinya.”
“Al-hayaa-u laa ya’tii illa bi khairin, sifat malu tidak mendatangkan sesuatu kecuali kebaikan,” begitu kata Rasulullah saw. (HR. Bukhari dalam Kitab Adab, hadits nomor 5652)
malu atau pemalukah saya?
semoga bukan termasuk orang2 yg terhina di akhirat nanti...aamiin.
bagaimana aq tau?
karena jelas semua org berkata begitu...
malu, sungguh malu,
boleh saja di dunia ini,
karena malu adalah akhlak Islam..
“Sesungguhnya setiap agama memiliki akhlak, dan akhlak Islam adalah malu.” [Shahîh: HR.Ibnu Mâjah (no. 4181) dan ath-Thabrâni dalam al-Mu’jâmush Shaghîr (I/13-14) dari Shahabat Anas bin Malik t . Lihat Silsilah al-Ahâdîts ash-Shahîhah (no. 940)]
"Malu itu sebagian dari iman, dan iman itu di dalam surga"(Hr.Tirmidzi)
"Rasa malu dan iman itu sebenarnya berpadu menjadi satu, maka bilamana lenyap salah satunya hilang pulalah yang lainnya" (Hr.Hakim)
Ali bin Abi Thalib, “Orang yang menjadikan sifat malu sebagai pakaiannya, niscaya orang-orang tidak akan melihat aib dan cela pada dirinya.”
“Al-hayaa-u laa ya’tii illa bi khairin, sifat malu tidak mendatangkan sesuatu kecuali kebaikan,” begitu kata Rasulullah saw. (HR. Bukhari dalam Kitab Adab, hadits nomor 5652)
malu atau pemalukah saya?
semoga bukan termasuk orang2 yg terhina di akhirat nanti...aamiin.
Jumat, 24 September 2010
Room
kembali, suara suara tanpa permisi...
ia memanggil nama...
keras, karena berteriak,
bukan, bukan namaku...
suara berderik kayu, menggetarkan ruangan,
aku tdk suka ini,
ku pikir ini ruangan personal,
inilah alasan aku tidak mau disini,
kebebasanku tertolak,
apa ini akibat rasa kurang syukurku?
keluh kesahku?
sementara suara suara itu semakin banyak...
berkeliaran,
tidak ada yg bisa menghentikannya,
tidak ada....
dan aku hanya bisa tergugu,
menunggu waktu,
ia memanggil nama...
keras, karena berteriak,
bukan, bukan namaku...
suara berderik kayu, menggetarkan ruangan,
aku tdk suka ini,
ku pikir ini ruangan personal,
inilah alasan aku tidak mau disini,
kebebasanku tertolak,
apa ini akibat rasa kurang syukurku?
keluh kesahku?
sementara suara suara itu semakin banyak...
berkeliaran,
tidak ada yg bisa menghentikannya,
tidak ada....
dan aku hanya bisa tergugu,
menunggu waktu,
Sabar Menanti
menangis...
itu yg q lakukan...
mendengar kabar buruk maupun kabar baiknya,
sabar...
kedua-duanya bermuara pd jawaban yg sama...
yg perlu dilakukan selanjutnya hanyalah mempertahankan semangat,
supaya hati ini tetap terjaga,
meski sampai sekarang blum kembali dalam "lingkaran" itu,
yg perlu slalu q ingat hanyalah
q tidak pernah sendiri,
Innallaha ma'ana...Alloh bersama kita....
yg penting adl usaha...
Duhai Yang Maha Pembolak balik Hati...
tetapkanlah hatiku, pancang kakiku..
untuk tegak , lurus menuju jalan-Mu...
selalu q tunggu panggilan-Mu...selalu...
itu yg q lakukan...
mendengar kabar buruk maupun kabar baiknya,
sabar...
kedua-duanya bermuara pd jawaban yg sama...
yg perlu dilakukan selanjutnya hanyalah mempertahankan semangat,
supaya hati ini tetap terjaga,
meski sampai sekarang blum kembali dalam "lingkaran" itu,
yg perlu slalu q ingat hanyalah
q tidak pernah sendiri,
Innallaha ma'ana...Alloh bersama kita....
yg penting adl usaha...
Duhai Yang Maha Pembolak balik Hati...
tetapkanlah hatiku, pancang kakiku..
untuk tegak , lurus menuju jalan-Mu...
selalu q tunggu panggilan-Mu...selalu...
Hujan
bintang nan indah di atas sana,
tapi tak mampu getarkan bumi dengan pesonanya...
awan perlahan bergerak,
menghampiri sang bintang,
bintang tertunduk,
segera tersadar,
bahwa kedudukannya segera terganti,
tertutupi oleh awan,
sementara bumi tetap hening,
hanya desah angin yang membawa galaunya,
awan, perlahan tetapi pasti,
sempurna menyelimuti,
sementara bintang tak berbekas...
maka biarkanlah langit menangis,
menumpahkan isinya,
jika itu mampu menyembuhkan luka sang bumi...
maka bintang pun rela...
tapi tak mampu getarkan bumi dengan pesonanya...
awan perlahan bergerak,
menghampiri sang bintang,
bintang tertunduk,
segera tersadar,
bahwa kedudukannya segera terganti,
tertutupi oleh awan,
sementara bumi tetap hening,
hanya desah angin yang membawa galaunya,
awan, perlahan tetapi pasti,
sempurna menyelimuti,
sementara bintang tak berbekas...
maka biarkanlah langit menangis,
menumpahkan isinya,
jika itu mampu menyembuhkan luka sang bumi...
maka bintang pun rela...
Langganan:
Postingan (Atom)