kembali, suara suara tanpa permisi...
ia memanggil nama...
keras, karena berteriak,
bukan, bukan namaku...
suara berderik kayu, menggetarkan ruangan,
aku tdk suka ini,
ku pikir ini ruangan personal,
inilah alasan aku tidak mau disini,
kebebasanku tertolak,
apa ini akibat rasa kurang syukurku?
keluh kesahku?
sementara suara suara itu semakin banyak...
berkeliaran,
tidak ada yg bisa menghentikannya,
tidak ada....
dan aku hanya bisa tergugu,
menunggu waktu,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar