jika ditanya mengapa aku mencintaimu,
itu karena penciptamu,
tak berbatas...
begitu jawabku...
kau tidak pernah menawarkan keangkuhan karena keluasanmu,
kau selalu menyajikan kedamaian,
bagi hati-hati yang lesu...
memberikan harapan,
bagi jiwa-jiwa yang jemu...
setidaknya, begitulah kau dihatiku, wahai sang biru...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar